HARAP HARAPANOleh Suriana Baktiar
Seiring terbitnya mentari pagi...
Lautan manusia dari berbagai strata sosial berkumpul dibawah satu panji politik...
Melangkahkan kaki menyusuri jalan-jalan yang masih sepi...
Padang luas penuh wajah-wajah sumringah...
Menanti undian-undian yang dijanjikan...
Meski harus berebut demi segelas air mineral
Wajah-wajah lugu masyarakat yang berharap banyak
Yang hanya bisa mengangguk disuguhi janji
Janji yang entah diingat nantinya apakan lagi ditepati
Hari beranjak siang...
Namun mereka masih berdiri penuh harap memegang kupon undian yang walau hadiahnya hanyalah selembar sarung dan sekotak telur...
Masyarakat yang rela berpanas-panas dan terbuai janji politik...
Yang kaya...
Yang menengah...
Yang miskin...
Masing-masing penuh harap menanti kupon undian bisa bertukar sebuah hadiah...
Sementara para politikus akan mendapatkan segala fasilitas dari negara dalam 5 tahun kedepan...
Yang paling nantinya hanya terkantuk-kantuk disenayan,makan gaji buta setiap bulan...
Karena sudah 10 tahun berlalu...
Masyarakat miskin tetap miskin...
Wajah masyarakat yang lugu dan polos...
Masing-masing menatap penuh harap kupon undian
Wajah negeriku...
Wajah lusuh...wajah lugu...
Nanti 5 tahun kedepan,,,
Entah adakah yang miskin ini bisa berubah drastis karena janji...?
Kaltara 25 maret 2014