DIMANA AKAN KUCARIOleh Mutmainnah
Siang berganti malam
Malam berganti siang
Kemana engkau ayah
Kini takada lagi canda tawa seperti
Dulu..........
Ayah......
Derai air mata kian bercucuran
Tak henti-henti membasahi pipi
Mata ku merah aku tak kuasa
Menanggung beban menjadi seorang yatim
Ayah.........
Mengapa kau pergi untuk selamanya
Mengapa kau tega meninggalkan
Keluarga kecilmu ini
Ayah......
Tetapi kini aku telah mengerti
Tetapi kini aku telah paham
Kau pergi karna kau telah di panggil
Oleh yang Maha esa
Mungkin Tuhan lebih sayang padamu
Dari pada keluarga kecil mu ini.
Ayah......
Aku hanya bisa memamjatkan Do'a
Agarkau di tempatkan disisinya
Agarkau di lapangkan di baka sana
Agarkau senantiasa ditempatkan
Di surganya
Itulah do'a ku disetiap
Usai shalatku dan di setiap
Aku bersujud padanya
Karnakau ayahku pahlawan
Sejati dalam hidupku.
Nb;berdasarkan pengalaman saya menjadi Yatim sejak umur 9 tahun.