KEPADAMU YANG TERKASIH
Oleh Anisa
Gemrisik angin malam,
Mengusik relung hati terdalam,
Terlontar ke ruang lamunan alam,
Sejenak terlentang terdiam,
Mulutpun erat terbungkam,
Menatap ke langit langit kamar,
Tergambar lukisan samar,
Melodi angin ruang pun hambar,
Terbias wajah bak bunga mawar,
Semakin jelas semakin kusadar,
Siapa gerangan yang terlukis,
Sesakpun mengikis,
Rindupun mengiris,
Setetes butiran air memulai tangis,
Lantunan doa bak lagu romantis,
Ku panjatkan pada Sang Pengasih,
Kepadamu yang terkasih.. . .